jump to navigation

Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah June 19, 2012

Posted by rahe in Wisata.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Mengutip dari Wikipedia, Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.

Kenapa saya merasa perlu untuk menuliskan kutipan di atas? Sebelum membaca bahasan catatan ini, mari kita lihat gambar-gambar berikut :

Bagi anda yang akrab dengan dunia online tentu sering memakai Google untuk mencari informasi populer yang anda butuhkan. Hasil pencarian Google secara otomatis (konon) akan terstruktur dari banyaknya katakunci yang masuk dari ribuan bahkan jutaan konten yang terupload ke dunia maya. Ketika saya mengetikkan kata kunci ‘Candi Borobudur‘ maka akan muncul hasil sebagai berikut :

Candi Borobudur

(Lihat data dalam kotak warna merah)

Gambar /photo ini saya dapatkan ketika saya sedang makan siang di warung tradisional masakan Sunda di Jakarta Barat. Ini adalah kalender 2012 yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan multi nasional. Disini tertulis ‘PERINGATAN WAISAK – Jogjakarta‘ dengan latar belakang Candi Borobudur.

Candi Borobudur, Magelang

Apa yang saya dapatkan? Jika saya adalah seorang pelajar yang memerlukan data tambahan untuk pelajaran di sekolah, mungkin saya akan bingung soal posisi geografis Candi Borobudur. Sebetulnya letak Candi Borobudur itu masuk wilayah administrasi Magelang atau Jogjakarta?

Dalam postingan yang lalu, Nilai Budaya Bangsa, saya sudah menuliskan begini :

Nilai kebudayaan (seharusnya) bersifat universal tidak bisa dibatasi oleh batas wilayah negara tertentu yang umurnya pasti lebih muda jika dibandingkan dengan umur akar kebudayaan warisan nenek moyang.

Sejalan dengan pemikiran di atas, saya mempunyai penafsiran pribadi sebagai berikut :

Nilai kebudayaan adalah olah gerak, rasa dan prilaku manusia sebagai pelaku / subyek kebudayaan. Jadi kebudayaan bisa bersifat universal yang dimainkan di beberapa komunitas masyarakat tanpa harus dibatasi wilayah administrasi (kota dan negara) tertentu. Siapa saja bisa dan boleh mengaku mempunyai sebuah kebudayaan sesuai dengan akar keturunan nenek moyangnya.

Tetapi, hal ini jelas sangat berbeda ketika kita membicarakan soal hasil kebudayaan yang berbentuk fisik/ material karena ini adalah sebuah obyek budaya yang dihasilkan/ dibuat oleh komunitas budaya di sekitarnya. Sebagai contoh adalah Candi Borobudur diatas, obyek tersebut hanya ada 1 di dunia dan kebetulan terletak di Magelang, Jawa Tengah. Posisi geografis tersebut tidak bisa dirubah karena akan membuat kebingungan bagi orang baru yang belum mengenal dan sedang mencari informasi tentang keberadaan obyek kebudayaan Candi Borobudur.

Lalu, kenapa ada kekeliruan penyebutan nama daerah tersebut bisa terjadi?

Mungkin, posisi geografis Magelang, Jawa Tengah yang dekat dengan Jogjakarta sering dijadikan satu untuk kemudahan dalam menyebutkan obyek kunjungan wisata bagi konsumen turis asing/domestik yang banyak datang di Jogjakarta. Hal ini sering dilakukan oleh beberapa biro tour wisata dengan membuat Paket Wisata Jogjakarta dimana Candi Borobudur selalu masuk ke dalam target kunjungannya.

Ketika hal ini selalu disebutkan dan diberitakan berulang kali maka akan timbul asumsi bahwa Candi Borobudur (mungkin) terletak dalam wilayah Jogjakarta. Padahal Jogjakarta sebagai daerah administrasi tingkat I (propinsi) jelas berbeda dengan Propinsi Jawa Tengah dimana Candi Borobudur tersebut berdiri sejak ribuan tahun yang lalu.

Ketika beberapa pihak mengirimkan konten ini ke dunia maya maka Google akan mencatat bahwa Candi Borobudur memang terletak di Jogjakarta karena isi kontennya memang seperti itu dan sebagian pencari informasi selalu mengetikkan kata kunci ‘Candi Borobudur Jogjakarta’.

Untuk soal kalender di atas, pihak Marketing Communication (Marcomm) dari perusahaan penerbitnya tidak salah jika mengambil asumsi seperti tersebut di atas alias sesuai pengakuan umum di dunia maya dan kebiasaan dalam penyebutan daerah tujuan wisata Jogjakarta. Tetapi, mereka (mungkin) kurang teliti dalam membuat data karena ketika kalender itu tersebar luas dan kebetulan ditemukan oleh ‘orang yang paham’ akan menimbulkan keraguan dan berbagai pertanyaan yang bisa merugikan kredibilitas perusahaannya.

Apa yang harus kita lakukan?

Menurut saya, ini adalah tugas bersama seluruh warga yang peduli untuk meluruskan kekeliruan penyebutan posisi geografis Candi Borobudur dari Jogjakarta ke Magelang, Jawa Tengah.

Saya mendapatkan informasi adanya program Visit Jateng 2013 yang sudah dilaunching pada tanggal 23-27 Mei lalu, bersamaan dengan acara Borobudur Interhash yang dihadiri oleh 4100 tamu sebagai perwakilan dari 50 negara. Maka, pihak pemerintah daerah (propinsi Jawa Tengah dan Kabupaten/Kota Magelang) harus lebih aktif mempromosikan obyek wisata daerahnya serta (kalau bisa) me-revisi berbagai barang cetakan/ dokumen yang mencantumkan informasi geografis yang membingungkan ini.

Kesempatan bagus dalam Visit Jateng 2013 harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk lebih menarik wisatawan dan memperkenalkan obyek wisata andalan di Jawa Tengah dan khususnya wilayah Magelang.

Beberapa komunitas yang aktif melakukan kampanye di dunia maya sebaiknya mulai membuat konten denga katakunci ‘CANDI BOROBUDUR MAGELANG JAWA TENGAH‘ karena semakin banyak konten yang diunggah akan membuat perbendaharan keyword tersebut meningkat dan merevisi katakunci sebelumnya.

Bagaimana menurut anda?

DISCLAIMER :
Catatan ini hanya pendapat pribadi dan tidak mewakili institusi/ instansi apapun. Saya berharap tidak menjadikan polemik dan mencari ‘BENAR ATAU SALAH’. Saya lebih berfokus untuk membahas posisi geografis sebuah obyek kebudayaan saja sesuai batas kemampuan pribadi.
Tetapi, apapun itu, saya berharap ada peningkatan kunjungan wisatawan yang akan membawa manfaat dan kesejahteraan bagi warga sekitar obyek wisata.

Salam budaya! Salam Wisata Nusantara!

About these ads

Comments»

1. Magelang : De Tuin Van Java « elmuda - June 21, 2012

[...] have Borobudur Temple Share this:LinkedInStumbleUponEmailTwitterFacebookDiggPinterestTumblrRedditPrintLike this:LikeBe [...]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: